Memastikan mampu mengawasi dan mengendalikan operasional tambang secara aman.
Meningkatkan kemampuan identifikasi bahaya, analisis risiko, dan penerapan K3 pertambangan.
Membekali dengan keterampilan supervisi, koordinasi tim, dan pengambilan keputusan.
Menguatkan kemampuan inspeksi, monitoring, dan investigasi insiden.
Jadwal Pelatihan
21-24 Januari 2026
18-21 Februari 2026
25-28 Maret 2026
22-25 April 2026
20-23 Mei 2026
17-20 Juni 2026
22-25 Juli 2026
19-22 Agustus 2026
16-19 September 2026
21-24 Oktober 2026
18-21 November 2026
16-19 Desember 2026
Untuk permintaan jadwal di luar jadwal reguler, silahkan menghubungi Customer Support Akualita.
Persyaratan Pendaftaran
Ijazah Terakhir
Pas Foto Ukuran 3x4 (Latar Belakang Biru & Berpakaian Rapih)
KTP
Curiculum Vitae / Daftar Riwayat Hidup
Job Descriptions (Uraian Pekerjaan)
Surat Pengalaman Kerja / Surat Keterangan Jabatan
Surat Tugas Mengikuti Uji Komptetensi POP (Ditandatangani Atasan & Cap Perusahaan)
Surat Izin Bekerja (Bagi Expatriat)
Salinan Sertifikat Yang Relevan (Jika Ada)
Laporan Kerja Sesuai Unit Kompetensi (Daftar Terpisah)
Materi Pelatihan
Pengantar POM & Regulasi Pertambangan
Sistem Manajemen K3 & Manajemen Risiko Tambang
Perencanaan & Pengendalian Operasi Tambang
Pengawasan Pekerjaan Berisiko Tinggi
Inspeksi, Monitoring & Penegakan Disiplin Kerja
Investigasi Insiden & Pelaporan
Manajemen Keadaan Darurat di Tambang
Kepemimpinan, Komunikasi & Budaya K3
Sesi Persiapan Asesmen BNSP
Metode Pelatihan
a. Pembekalan Materi
Tugas dan peran POM
Regulasi keselamatan tambang
Manajemen risiko
Perencanaan dan pengendalian operasi
Pengawasan pekerjaan berisiko tinggi
b. Diskusi
Tanya jawab langsung dengan instruktur
Sharing pengalaman lapangan antar peserta
Pembahasan tantangan operasional aktual di tambang
c. Studi Kasus
Insiden kecelakaan tambang
Risiko operasional di area hauling, blasting, atau pit
Pengawasan alat berat dan area rawan bahaya
d. Asesmen / Uji Kompentensi
Dilaksanakan oleh asesor BNSP sesuai skema sertifikasi.
Bentuk Asesmen : tes tertulis, wawancara, dan berbagai bentuk penugasan lain dari asesor.
Penilaian akhir sebagai dasar kelulusan dan penerbitan sertifikat.
Dari Fasilitas Pelatihan & Sertifikasi Peserta Akan Mendapatkan
Intruktur Yang Berpengalaman Pada Bidangnya (Lebih Dari 5 Tahun)
Fasilitas Ruang Pelatihan Yang Nyaman
Coffee Break Serta Snack 2x (Pagi dan Sore)
Makan Siang
Transportasi Lokal
Sertifikat Pelatihan Akualita (SKA)
Sertifikat Resmi dari BNSP
KIT Pelatihan serta Hard Copy atau Soft Coppy Modul Pelatihan
Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) merupakan pengakuan resmi bagi tenaga pengawas tingkat menengah di sektor pertambangan yang bertanggung jawab mengendalikan kegiatan operasional secara aman, efisien, dan sesuai regulasi. Pada level ini, seorang pengawas tidak hanya memastikan kelancaran proses produksi, tetapi juga memegang peran penting dalam pencegahan insiden, pengelolaan risiko, dan penguatan budaya keselamatan. Karena itu, sertifikasi POM menjadi standar kompetensi yang wajib dimiliki para supervisor, foreman, maupun profesional yang menjalankan fungsi pengawasan harian.
Sebagai skema yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan disertifikasi oleh BNSP, POM memberikan legitimasi bahwa peserta telah memenuhi persyaratan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan di area tambang. Dengan demikian, pemegang sertifikasi tidak hanya memiliki pemahaman teknis, tetapi juga mampu menerapkan praktik pengawasan yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dasar Hukum & Standar Acuan :
UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
UU No. 13 Tahun 2003 mengatur pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
UU No. 4 Tahun 2009 (Minerba) menekankan keselamatan operasional pertambangan.
PP No. 25 Tahun 2024 mengatur pelaksanaan serta syarat kompetensi pengawas.
PP No. 10 Tahun 2018 dasar penyelenggaraan sertifikasi kompetensi nasional.
Permen ESDM terkait keselamatan pertambangan
Pelatihan dan Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) BNSP Untuk Siapa Saja?
Supervisor atau Pengawas tambang (foreman, shift supervisor, team leader).
Lulusan POP yang ingin naik ke level pengawasan madya.
Engineer & teknisi tambang yang terlibat dalam operasional harian.
Personel K3/HSE pertambangan yang membutuhkan pemahaman operasional. Kontraktor tambang yang mengelola alat berat & pekerjaan berisiko.
Profesional yang ingin meningkatkan karier di sektor pertambangan.