Identifikasi bahaya biologis, kimia, fisik, dan alergen serta penentuan pengendalian yang tepat.
Program prasyarat, pengendalian operasional, serta titik kendali kritis dalam proses pangan.
Manajemen Risiko dan Peluang.
Dokumentasi dan Pengendalian Rekaman.
Penyusunan prosedur, instruksi kerja, dan rekaman FSMS sesuai persyaratan standar.
Teknik audit, pelaporan temuan, dan tindak lanjut perbaikan.
Tinjauan Manajemen dan Perbaikan Berkelanjutan.
Metode Pelatihan
a. Pembekalan Materi
Penjelasan konsep dan prinsip ISO 22000 Sistem Manajemen Keamanan Pangan.
Pemahaman struktur dan klausul ISO 22000 beserta keterkaitannya dengan HACCP.
Pembahasan pengendalian bahaya pangan, PRP, OPRP, dan CCP.
Penyampaian materi disesuaikan dengan praktik dan kebutuhan industri pangan.
b. Diskusi Interaktif
Forum tanya jawab terkait penerapan ISO 22000 di lingkungan kerja peserta.
Pembahasan kendala, risiko, dan peluang dalam implementasi FSMS.
Sharing pengalaman antar peserta untuk memperkaya sudut pandang penerapan sistem.
C. Studi Kasus
Analisis kasus nyata keamanan pangan dari berbagai sektor rantai pangan.
Simulasi identifikasi bahaya dan penetapan pengendalian yang tepat.
Evaluasi contoh temuan audit dan penentuan tindakan perbaikan.
Dari Fasilitas Pelatihan & Sertifikasi Peserta Akan Mendapatkan
Intruktur Yang Berpengalaman Pada Bidangnya (Lebih Dari 5 Tahun)
Fasilitas Ruang Pelatihan Yang Nyaman
Coffee Break Serta Snack 2x (Pagi dan Sore)
Makan Siang
Transportasi Lokal
Sertifikat Pelatihan Akualita (SKA)
KIT Pelatihan serta Hard Copy atau Soft Copy Modul Pelatihan
Training ISO 22000 (Non Sertifikasi) merupakan program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif dan praktis mengenai Sistem Manajemen Keamanan Pangan (Food Safety Management System/FSMS). Pelatihan ini membantu organisasi memahami prinsip, persyaratan, serta tahapan penerapan ISO 22000 secara sistematis tanpa melalui proses uji sertifikasi. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya keamanan pangan, menerapkan pendekatan berbasis risiko, serta menyusun dokumentasi FSMS yang sesuai dengan praktik terbaik industri. Dengan demikian, organisasi dapat meningkatkan kepatuhan regulasi, konsistensi mutu produk, dan kepercayaan pelanggan di sepanjang rantai pangan.
Dasar Hukum & Standar Acuan :
ISO 22000:2018 Food Safety Management Systems, Requirements for any organization in the food chain
Codex Alimentarius Commission (CAC), General Principles of Food Hygiene & HACCP
Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan
Peraturan Pemerintah No. 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan
Peraturan BPOM terkait Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB/GMP)
Prinsip HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) dasar pengendalian bahaya pangan