Teknik pengendalian risiko dan hirarki pengendalian.
Penggunaan APD sesuai standar.
Manajemen limbah laboratorium.
Prosedur keadaan darurat (tumpahan, kebakaran, paparan).
b. Diskusi
Analisis insiden laboratorium nyata.
Pembahasan problematika sehari-hari di laboratorium.
Sharing pengalaman antar peserta & instruktur.
Latihan pemecahan masalah berbasis kasus.
c. Seminar
Pemaparan standar ISO 17025 & ISO 45001.
Tren terbaru dalam manajemen risiko laboratorium.
Inovasi teknologi & sistem monitoring keselamatan.
Sesi tanya jawab langsung dengan praktisi berpengalaman.
d. Asesmen / Uji Kompentensi
Dilaksanakan oleh asesor BNSP sesuai skema sertifikasi.
Bentuk Asesmen : tes tertulis, wawancara, dan berbagai bentuk penugasan lain dari asesor.
Penilaian akhir sebagai dasar kelulusan dan penerbitan sertifikat.
Dari Fasilitas Pelatihan & Sertifikasi Peserta Akan Mendapatkan
Intruktur Yang Berpengalaman Pada Bidangnya (Lebih Dari 5 Tahun)
Fasilitas Ruang Pelatihan Yang Nyaman
Coffee Break Serta Snack 2x (Pagi dan Sore)
Makan Siang
Transportasi Lokal
Sertifikat Pelatihan Akualita (SKA)
Sertifikat Resmi dari BNSP
KIT Pelatihan serta Hard Copy atau Soft Coppy Modul Pelatihan
Sertifikasi Pengelolaan K3 Laboratorium BNSP merupakan program yang dirancang untuk memastikan tenaga kerja laboratorium memiliki kompetensi sesuai standar nasional. Laboratorium sering menjadi tempat kerja dengan risiko tinggi, baik dari bahan kimia berbahaya, mikroorganisme, radiasi, maupun penggunaan peralatan teknis yang kompleks. Oleh karena itu, diperlukan tenaga profesional yang mampu mengelola risiko secara tepat, menjaga keselamatan, sekaligus mendukung produktivitas.
Dasar Hukum :
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (beserta perubahannya pada UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja).
Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3.
Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja.
Standar Nasional Indonesia (SNI) dan acuan internasional terkait laboratorium, antara lain ISO/IEC 17025:2017 (Laboratory Competence) serta ISO 45001:2018 (Occupational Health & Safety Management System).
Selain aspek teknis, sertifikasi ini juga menekankan pentingnya penerapan sistem manajemen K3 yang selaras dengan standar internasional seperti ISO/IEC 17025 dan ISO 45001. Dengan demikian, peserta tidak hanya siap menghadapi tantangan operasional, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu dan budaya keselamatan di institusi tempat mereka bekerja.
Pelatihan dan Sertifikasi Pengelolaan K3 Laboratorium BNSP Untuk Siapa Saja?
Teknisi atau Analis Laboratorium : Kimia, biologi, kesehatan, farmasi, lingkungan, maupun riset.
Penanggung Jawab atau Supervisor Laboratorium : Yang mengelola operasional, peralatan, serta keselamatan kerja di lab.
Dosen dan Tenaga Pendidik : Khususnya di bidang sains, kesehatan, dan teknik yang menggunakan fasilitas laboratorium.
Mahasiswa Tingkat Akhir : Jurusan kimia, biologi, farmasi, lingkungan, teknik, atau kesehatan yang ingin meningkatkan nilai jual di dunia kerja.
Praktisi dan Konsultan K3 : Yang terlibat dalam pengawasan dan penerapan K3 di laboratorium industri maupun pendidikan.