|
Tingkat Risiko |
Karakteristik |
Contoh Tempat Kerja |
Persyaratan APAR |
|
Risiko Kebakaran Ringan (Low Hazard) |
Risiko Kebakaran Ringan (Low Hazard) |
Kantor administrasi) |
Minimal 1 unit APAR 3 kg setiap 200 m² |
|
Risiko Kebakaran Ringan (Low Hazard) |
Sekolah, universitas (ruang kuliah, Gedung pertemuan |
Jarak maksimal 20 meter antar APAR |
|
Panas yang dilepaskan relatif rendah |
Perpustakaan |
Jenis APAR: Multipurpose (ABC Dry Chemical atau Air) |
|
Risiko Kebakaran Ringan (Low Hazard) |
Museum dan galeri seni |
|
Risiko Kebakaran Sedang I (Ordinary Hazard I) |
Jumlah bahan mudah terbakar lebih banyak dibanding risiko ringan |
Pabrik elektronik ringan |
Minimal 1 unit APAR 6 kg setiap 150 m² |
|
Laju pembakaran sedang |
Fasilitas parkir dan Bengkel otomotif ringan |
Jarak maksimal 15 meter antar APAR |
|
Panas yang dilepaskan cukup tinggi |
Pabrik pengolahan makanan, Restoran (area dapur) |
Kombinasi jenis APAR sesuai risiko spesifik |
|
Kemungkinan penyebaran api sedang |
Toko retail, supermarket dan Laundry |
|
Risiko Kebakaran Sedang II (Ordinary Hazard II) |
Jumlah bahan mudah terbakar cukup banyak |
Pabrik kimia ringan, Pabrik tekstil dan Percetakan |
Minimal 1 unit APAR 9 kg setiap 100 m² |
|
Laju pembakaran cepat |
Pabrik plastik dan karet |
Jarak maksimal 12 meter antar APAR |
|
Panas yang dilepaskan tinggi |
Fasilitas pengolahan kayu |
Wajib memiliki hidran atau sistem sprinkler |
|
Potensi penyebaran api tinggi |
Bengkel fabrikasi logam dan Gudang penyimpanan umum |
Tim pemadam kebakaran terlatih harus tersedia |
|
Risiko Kebakaran Sedang III (Ordinary Hazard III) |
Jumlah bahan mudah terbakar sangat banyak |
Pabrik kimia menengah |
Minimal 1 unit APAR 12 kg setiap 80 m² dan Emergency Response Team (ERT) terlatih dan bersertifikat |
|
Laju pembakaran sangat cepat |
Fasilitas pengolahan minyak sawit |
Jarak maksimal 10 meter antar APAR dan Regu pemadam kebakaran 24 jam |
|
Panas yang dilepaskan sangat tinggi |
Gudang bahan kimia, Fasilitas daur ulang plastik, Pabrik cat dan thinner |
Sistem deteksi kebakaran otomatis (smoke detector, heat detector) |
|
Potensi ledakan ada |
Pabrik baterai, Pabrik pupuk |
Sistem pemadam otomatis (sprinkler, deluge system) |
|
Risiko Kebakaran Berat (High Hazard) |
Jumlah bahan mudah terbakar sangat besar |
Kilang minyak (refinery) |
APAR dengan kapasitas besar (minimal 25 kg) setiap 50 m² dan Emergency Response Team bersertifikat Ahli K3 Kebakaran |
|
Laju pembakaran ekstrem |
Pabrik petrokimia, Depot bahan bakar |
Regu pemadam kebakaran profesional 24/7 dan Koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat |
|
Panas yang dilepaskan sangat tinggi |
SPBU, Laboratorium penelitian bahan berbahaya dan Pabrik kembang api dan bahan peleda |
Sistem deteksi kebakaran canggih (multi-sensor), Fire drill minimal setiap 3 bulan |
|
Potensi ledakan besar dan Dapat menyebabkan kebakaran massal |
Fasilitas penyimpanan LPG/LNG, Hanggar pesawat (aircraft maintenance) |
Sistem pemadam otomatis khusus (foam system, deluge, gas suppression) |